Bertempat di Lantai 2 Gedung Balaikota Surabaya, Jl. Taman Surya No 1 Surabaya, bersama dengan 16 Kabupaten/Kota lainnya, Bupati Kabupaten Sumba Timur Drs. Gidion Mbilijora, M.Si melakukan Penandatangan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) Kerjasama Lintas Perkotaan, bertepatan dengan hari Ulangtahun Kota surabaya ke 723. Sebelum melakukan penandatanganan MoU Lintas perkotaan bersama 16 Kabupaten/Kota lainnya bersama Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur yang juga diundang untuk menyaksikan acara tersebut, juga diundang Walikota Surabaya untuk mengikuti Upacara Peringatan HUT Kota Surabaya ke 723 dihalaman depan Balaikota.

 

Seluruh jajaran Pemerintah Kota Surabaya, mulai lurah hingga kepala dinas, berkumpul di Lapangan Taman Surya depan Balai Kota Surabaya. Mereka berbaris rapi untuk mengikuti upacara yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.Uniknya, mereka tidak memakai seragam pegawai negeri sipil, melainkan kostum cak dan ning Surabaya. Tak terkecuali Risma yang memakai kebaya putih dibalut kerudung warna senada dengan bawahan merah muda. Upacara itu dibuka dengan pembacaan sejarah singkat Kota Surabaya. Selanjutnya Risma memasuki lapangan upacara diiringi musik gamelan khas suroboyoan.

Musik gamelan itu mengiringi upacara hingga akhir. Bahkan ada pula paduan suara oleh pelajar Surabaya yang membawakan lagu-lagu daerah Surabaya. Sekitar 1.200 pelajar menari sambil menyanyi. Tak lama kemudian, tumpeng raksasa setinggi 2,73 meter dibawa ke tengah lapangan dengan didorong personel Satuan Polisi Pamong Praja dan linmas diiringi musik gamelan.

Tumpeng raksasa itu langsung dipotong Risma tepat di ujungnya. Potongan tumpeng itu diberikan kepada Ketua Legiun Veteran Surabaya Hartoyik atas jasa para pahlawan.

Dalam Sambutan yang dibacakan sendiri oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini, beliau mengajak seluruh komponen masyarakat untuk dapat menjadi Tuan dan Nonya dikota sendiri dengan mengembangkan semua sumberdaya yang ada, kualitas pendidikan dan kerjakeras dan disiplin diharapkan dapat menjadi jembatan emas dalam meningkatkan daya saing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Acara Penandatanganan MoU Kerjasama Lintas Perkotaan antara Pemkot Surabaya dan 17 Kabupaten/Kota Terkait antara lain : Pemkot Medan, Pemkot Pakanbaru, Pemkot Solok, Pemkot Bengkulu, Kabupaten Rembang, Kabupaten Bogor, Pemkot Mojokerto, Pemkot Banjarmasin, Pemkot Samarinda, Pemkot Singkawang, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Ngada, Kabupaten Pulau Morotai, Pemkot Tual dan Pemkot Jayapura.

Dalam Sambutannya Tri Rismaharini mengatakan bahwa Inovasi dan Pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya bukan untuk mengejar Penghargaan semata dan daerah-daerah lain bukan sebagai saingan dalam menjalankan pemerintahan, melainkan semata-mata untuk melayani warga lebih baik lagi dan menjadikan masyarakat yang sejahtera.


Diharapkan dengan kerjasama lintas perkotaan ini, maka daerah-daerah yang melakukan kerjasama ini dapat menimba hal-hal yang bermanfaat disegala bidang untuk meningkatkan kesejahteraan warganya lewat pelayanan yang baik dan transparan kepada warganya. Contohnya seperti perijinan dikota surabaya warganya tidak perlu lagi datang ke kantor untuk mengurusnya mereka hanya mengisi formulir yang sudah disiapkan secara online dan nanti hasilnya akan dikirim secara langsung kepada warga yang bersangkutan. Banyak lagi aplikasi-aplikasi yang dibuat untuk mempermudah warganya untuk mendapatkan layanan publik yang baik, seperti pendaftaran pasien di puskesmas dan rumah sakit dikota surabaya secara online, sehingga mereka tidak perlu antri lagi di puskesmas atau rumah sakit. Hal-hal inilah yang akan dibagikan oleh Pemkot surabaya kepada daerah-daerah yang melakukan MoU secara Gratis sampai pada pendampingannya dalam implementasi didaerah masing-masing.