Bupati Sumba Timur Terbitkan SE Perpanjangan Kedua PPKM 2021

Waingapu - Dalam rangka mengendalikan dan meminimalkan Tansmisi lokal Covid-19, Bupati Sumba Timur mengeluarkan SURAT EDARAN Nomor: KESRA. 400/240/II/2021 tentang PERPANJANGAN KEDUA PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT SESUAI SURAT EDARAN BUPATI SUMBA TIMUR NOMOR: KESRA.400/104/I/2021 TENTANG PENINGKATAN KEWASPADAAN DALAM RANGKA PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT UNTUK MENGENDALIKAN DAN MEMINIMALKAN PENULARAN TRANSMISI LOKAL COVID-19 DI KABUPATEN SUMBA TIMUR
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur kembali memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), PPKM ini diperpanjang lagi mulai tanggal 15 sampai dengan 22 Februari 2021. Sesuai dengan hasil evaluasi penerapan PPKM tahap pertama sejak tanggal 16 sampai dengan 31 Januari 2021 dan kemudian penerapan PERPANJANGAN Pertama PPKM tanggal 1 sampai dengan 14 Februari 2021, maka pemerintah Kabupaten Sumba Timur mengeluarkan lagi surat edaran perpanjang PPKM tahap kedua ditanggal 15 Februari 2021.
Bahwa berdasarkan pertimbangan dan pencermatan tentang perkembangan jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19 secara umum sesuai hasil tracing menunjukkan tidak terjadi penambahan dalam jumlah yang cenderung tinggi atas data masyarakat yang positif Covid-19 akibat kontak erat serta dengan memperhatikan parameter tingkat kematian, kesembuhan dan tingkat kasus aktif serta tingkat keterisian RSUD Umbu Rara Meha Waingapu dan Hotel Cendana tidak terjadi penambahan dalam jumlah yang cenderung tinggi sampai dengan 15 Februari 2021, maka dengan melihat kondisi tersebut Pemerintah Kabupaten Sumba Timur mengeluarkan Surat Edaran perpanjangan kedua PPKM di Sumba Timur hingga tanggal 22 Februari 2021 yang tujuan untuk mengendalikan dan meminimalisasi potensi penularan Covid-19 melalui transmisi lokal pada masyarakat di Sumba Timur terutama di wilayah kecamatan yang ada dalam zona merah.
Dijelaskan lebih lanjut dalam Surat Edaran pepanjangan kedua PPKM ini, aktivitas perkantoran berjalan normal dengan ketentuan pimpinan perangkat daerah, instansi, lembaga, badan, organisasi wajib memperhatikan kapasitas ruangan yang dipatutkan dengan jumlah karyawan untuk memungkinkan terlaksananya protokol kesehatan yang ketat serta mengatur waktu sistem kerja apabila kapasitas ruangan tidak memungkinkan. Sementara itu proses belajar mengajar di kecamatan berzona merah tetap dilaksanakan secara online sementara di kecamatan berzona hijau dipertimbangkan pelaksanaan tatap muka langsung dengan ketentuan wajib melaksanakan protokol kesehatan yang ketat.
Berikut isi Perpanjangan kedua Surat Edaran Bupati Sumba Timur tentang peningkatan kewaspadaan dalam rangka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan dan meminimalkan penularan transmisi lokal Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur.

unduh dokumen disini