Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si. secara simbolis melakukan penanaman anakan pohon sebagai tanda Hari Pananaman Pohon Indonesia tingkat Kabupaten Sumba Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Waimarang, desa Umalulu, Kecamatan Umalulu, Selasa, 3 Desember 2013 yang dihadiri Oleh Ketua Ketua DPRD Sumba Timur, drh. Palulu P. Ndima, M.Si dan sejumlah anggota DPRD lainnya, para anggota Forkopimda, para Kepala Dinas,Pimpinan BUMN/BUMD, Camat Umalulu, tokoh masyarakat serta undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut Bupati menyatakan bahwa kegiatan ini untuk lebih membangkitkan semangat, memotivasi dan membudayakan  seluruh masyarakat untuk menanam dan memelihara pohon dalam rangka membangun ekosistem hutan, untuk memperbaiki, merehabilitasi dan merestorasi hutan dan lahan diwilayah kabupaten Sumba Timur. Kegiatan ini dimaksudkan pula sebagai tanda bahwa masyarakat Sumba Timur siap menanam satu juta pohon dalam satu bulan kedepan dengan dukungan curah hujan yang cukup.

Khusus untuk kabupaten Sumba Timur sejak tahun 2010 sampai tahun 2013 telah mengelola 131 Kebun Bibit Rakyat (KBR) atau setara dengan 5.325.000. batang bibit pohon dan pada tahun 2013 ini tersedia 1.543.639 batang bibit pohon. Keikutsertaan semua pihak  dalam kegiatan ini menunjukkan kebersamaan pemerintah dan masyarakat. Kebiasaan seperti perlu terus dikembangkan sehingga masyarakat semakin sadar  akan pentingnya lingkungan hidup yang baik dan dengan kesadaran sendiri merehabilitasi hutan maupun lahan disekelilingnya, kegiatan inipun akan membangkitkan semangat keswadayaan masyarakat dalam penanaman pohon. Lebih lanjut meminta kepada Dinas Kehutanan bersama Bagian Pemdes agar memfasilitasi desa dalam membuat Peraturan Desa tentang kewajiban menanam pohon bagi setiap rumah tangga, sehingga gerakan menanam pohon tidak hanya sebatas simbolis saat ini saja tetapi bisa dimulai dari setiap rumah tangga masing-masing. Hal ini yang kita sebut sebagai investasi hijau; yaitu menanam untuk masa depan anak cucu kita dapat berjalan dengan baik. Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengapresiasi panitia penyelenggara yang menyediakan aneka kue yang berasal dari bahan pangan lokal dalam acara tersebut.

Dalam kesempatan tersebut turut memberikan sambutan Ketua DPRD Sumba Timur, beliau mengatakan bahwa akibat pemanasan global, lapisan es di kedua kutub bumi semakin mencair yang mengakibatkan permukaan laut semakin meninggi yang akan mengakibatkan pulau-pulau kecil akan hilang. Untuk itu dianjurkan kita semua menjadi pelopor dalam mencegah hal tersebut dengan cara menanam pohon. Hal tersebut butuh kemauan dan keberanian, untuk itu kita harus memulainya sekarang dari hal-hal yang kecil tapi mempunyai makna yang besar. Lebih lanjut dikatakan bahwa alam merupakan aset yang sangat berharga jadi harus dijaga kelestariannya agar alam tetap bersahabat dengan kita.

Menurut Dinas Kehutanan bahwa penyelenggaraan Hari Penanaman Pohon Indonesia tahun 2013 ini mengambil thema, “ Wariskan Hutan Yang Lebih Baik Untuk Generasi Penerus Bangsa”  dan penanaman 1 milyar pohon merupakan gerakan nyata penanaman pohon secara masal yang bertujuan untuk menambah tutupan lahan dan mencegah terjadinya bencana banjir dan longsor, konservasi keanekaragaman hayati dan penyerapan karbon diatmosfir, untuk mencegah dampak perubahan iklim, mendukung ketahanan pangan dan energi, ketersediaan air untuk kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangkitkan semangat dan motivasi dan membudayakan seluruh masyarakat untuk menanam dan memelihara pohon dalam rangka  membangun eko sistem Hutan. Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antar Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur dengan Yayasan Sumba Sejahtera dan Yakersum serta didukung oleh BRI, BNI, Bank NTT dan Pegadaian. (djo)

Demikian Siaran Pers Humas Setda Kabupaten Sumba Timur.