Kesehatan.


Pembangunan kesehatan adalah salah satu sektor yang harus mendapat perhatian serius dari proses pembangunan nasional maupun regional karena kondisi kesehatan dan gizi merupakan bagian dari kesejahteraan rakyat yang berhubungan satu sama lain.

Program pembangunan kesehatan di arahkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan usia harapan hidup. Serta mempertinggi kesadaran masyarakat atas pentingnya hidup sehat, sehingga status kesehatan penduduk dapat di tingkatkan.

Sarana Kesehatan

Penyediaan sarana kesehatan sebagai pemenuhan kebutuhan pokok dalam upaya meningkatkan taraf kesehatan masyarakat secara umum terus di tingkatkan dari tahun ke tahun. Dalam rangka menjamin ketersediaan  pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat maka sarana minimal pelayanan kesehatan adalah Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Polindes, serta Posyandu. Tabel berikut ini menggambarkan ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Sumba Timur .

Tenaga Kesehatan

Ketersediaan sarana/fasilitas kesehatan harus di tunjang dengan penyediaan tenaga kesehatan yang memadai,terampil dan siap di tugaskan di wilayah kerja yang di tetapkan.Adapun jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Sumba Timur dapat dilihat pada tabel berikut.


Dari data tersebut diatas menunjukan bahwa jumlah tenaga kesehatan yang ada masih terbatas, dtambah lagi dengan kondisi geografis wilayah yang sulit dijangkau dalam memberikan akses pelayanan kesehatan, sehingga tenaga kesehatan belum mampu memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat.

Sektor kesehatan merupakan sektor pendukung utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, berbagai hal telah dicatat pada sektor kesehatan antara lain :

  • Tahun 2012, kematian Ibu berjumlah 2 orang dan kematian bayi berjumlah 196 bayi  (Berusia 0-28 hari : 62 bayi, berusia >1 bulan : 37 bayi, dan <1 tahun : 97 bayi).
  • Tahun 2013, kematian Ibu berjumlah 15 orang dan kematian bayi berjumlah 207 bayi (Berusia 0-28 hari : 95 bayi, berusia >1 bulan : 26 bayi, dan <1 tahun : 86 bayi).
  • Tahun 2014 sampai dengan bulan Oktober terdapat 15 jumlah kematian Ibu dan 178 kematian bayi (berusia 0-28 hari : 78 bayi, berusia > 1 bulan : 17 bayi dan <1 tahun : 83 bayi.