“Dalam upaya mewujudkan kepemerintahan yang baik (Good Governance) maka terdapat 3 (tiga) komponen utama sebagai domain dari Good Governance yaitu Pemerintah, Masyarakat dan Dunia Usaha/Swasta.

Posisi pemerintah memegang peran yang sangat penting dan strategis karena merupakan motor penggerak dalam pelaksanaan roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan. Namun, dari berbagai hasil survei dan penelitian menunjukkan bahwa birokrasi di Indonesia secara umum belum menghasilkan kinerja yang memuaskan. Birokrasi masih terkesan lambat, berbelit-belit, tidak transparan, biaya mahal dan lain sebagainya. Untuk itu, pemerintah telah menetapkan sebuah kebijakan nasional yaitu Reformasi Birokrasi yang bertujuan untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional, berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.” Demikian yang disampaikan oleh Pj. Bupati Sumba Timur, Yohanes L. Hawula, SH., M.Si, mengawali sambutannya saat membuka dengan resmi kegiatan Bimtek Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Survei Kepuasan Masyarakat Bagi Aparatur Lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Timur pada Senin 07 September 2015 di Gedung Umbu Tipuk Marisi, Waingapu.
Oleh sebab itu, lanjutnya, seluruh aparatur harus melakukan pembenahan birokrasi secara internal dan melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan salah satu upaya yang harus dilakukan  adalah dengan menjalankan SOP yang meliputi penataan sistem, proses dan prosedur kerja agar menjadi lebih jelas, efektif, efisien, dan terukur pada setiap tingkatan pemerintahan.
Untuk itu pelaksanaan Bimtek SOP dan SKM ini amat penting, karena akan diperoleh pemahaman yang menyeluruh dalam hal identifikasi, analisis kebutuhan, penyusunan dan implementasi SOP serta metode dan teknik Survei Kepuasan Masyarakat yang mampu menggambarkan tingkat kepuasan penerima pelayanan publik yang diperoleh dari hasil pengukuran atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari penyelenggara pelayanan publik, demikian Penjabat Bupati mengakhiri sambutannya.

Hadir pada acara pembukaan Bimtek tersebut yaitu nara sumber dari Biro Organisasi Provinsi NTT, pimpinan SKPD, serta perutusan dari Kecamatan dan kelurahan se-Kabupaten Sumba Timur sekaligus sebagai peserta bimtek.