Waingapu - Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Domu Warandoy, SH, M.Si mengikuti rapat melalui Video Conference (Vicon) tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) no. 2 Tahun 2020 tentang menjaga Ketahanan Pangan Nasional pada saat tanggap darurat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dengan agenda Pembentukan Satuan Tugas Monitoring Tim Ketahanan Pangan Daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur dalam mengikuti Vicon dengan Kemendagri, Kamis (15/5/2020) siang tadi, didampingi Plt. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Sumba Timur, Oktavianus Mbaku Muku, SP. M.Si

Dalam rangka menindaklanjuti instruksi Mendagri tentang menjaga ketahanan pangan nasional, pada saat tanggap darurat Covid 19 mulai dari pusat sampai daerah dibentuklah satuan tugas untuk memastikan dan memonitor ketahanan pangan daerah. Pembentukan satuan tugas ini memonitor terkait ketersediaan kebutuhan kelancaran distribusi dan fluktuasi. Oleh karena itu, diminta kepada Pemerintah Provinsi sampai kepada Pemerintah kabupaten/kota, untuk membentuk satuan tugas ketahanan pangan.

Satuan tugas ini diketuai Sekretaris Daerah yang beranggotakan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas perdagangan, Bappeda, Dinas perhubungan, TNI/Polri serta Buloq. Dan Satuan tugas ini bertanggungjawab kepada Bupati sekaligus melaporkan setiap hari ketersediaan kebutuhan fluktuasi harga.

Satgas ini, akan mengisi laporan harian tentang 11 Bahan Pangan Pokok (Bapok) di Kabupaten Sumba Timur, seperti beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir dan minyak goreng. Kesemuanya itu, akan dilaporkan Pemerintah daerah kepada Pemerintah provinsi sampai ke Pemerintah pusat.