• Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_1
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_2
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_3
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_4
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_5
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_6
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_7
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_8
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_9
1 2 3 4
Login Form



BUPATI SUMBA TIMUR AJAK MASYARAKAT SUKSESKAN PROGRAM 100 HARI KERJA

BUPATI SUMBA TIMUR AJAK MASYARAKAT SUKSESKAN PROGRAM 100 HARI KERJA

Kambata Mapambuhang, Lukuwingir - Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel A. Praing bersama para pimpinan OPD, perwakilan anggota DPRD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Perempuan menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) tingkat Kecamatan Kambata Mapambuhang tahun anggaran 2022, dilaksanakan pada hari (Selasa, 9 Maret 2021) bertempat di aula Desa Lukuwingir. Acara dimulai dan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dikuti oleh semua tamu undangan.
Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel A. Praing dalam sambutannya mengatakan, terdapat 3 program utama yang akan kita kerjakan secara bersama dalam 100 hari kerja paket SEHATI. Program kerja 100 hari tersebut akan berhasil dengan baik jika kita semuanya mau melakukan dan menataatinya secara bersama. Adapun tiga program 100 hari kerja tersebut:
1. Konsolidasi birokrasi. Konsolidasi birokrasi kita mulai dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa, ini merupakan penting agar kita bisa terintegrasi dengan baik dalam melakukan pekerjaan.
2. Penurunan angka Covid 19. Turunnya angka Covid 19 yang saat ini menjadi pandemi harus dibarengi dengan wajibnya masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan yang ada dengan mematuhi 5 M.
3. Terciptanya Sumba Timur Bersih, Hijau dan Asri (BERHIAS). BERHIAS artinya kita harus sadar untuk mulai membersihkan lingkungan yang ada disekitar kita, agar penyakit lainnya sepeeti DBD bisa dikurangi. Tiap orang di instansi pemerintah juga kita wajibkan untuk menanam pohon, satu orang satu pohon.
Lebih lanjut Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel A. Praing menuturkan, “saya sangat berharap MUSRENBANG yang hari ini kita lakukan di Kecamatan Kambata Mapambuhang mampu merumuskan kebijakan-kebijakan yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan mampu menjawab berbagai isu-isu sosial yang ada disekitar masyarakat Kambata Mapambuhang”.
“Saat ini kita sedang menghadapi situasi yang sulit yang diakibatkan oleh pandemi covid 19 sehingga banyak anggaran kita yang terpotong untuk menangani covid 19, tetapi kita tidak boleh patah semangat, dengan berkerja sama dan terus berkerja dengan giat tentu kita bisa mengatasinya.  BUMDES yang ada di Desa harus terus dihidupkan dengan memanfaatkan potensi alam yang ada disekitar masyarakat agar mampu membantu perekonomian masyarakat”, Kata Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel A. Praing.  
Plt Kepala BAPPEDA Kabupaten Sumba Timur Drh, Yohanis A Praing dalam sambutannya mengatakan terdapat 30,02% masyarakat miskin yang ada di Kabuapten Sumba Timur. Dalam mensukseskan visi-misi Bupati dan wakil Bupati dalam mengatasi masalah kemiskinan di Sumba Timur, yang pertama kita lakukan adalah kita harus memiliki data yang jelas terkait di mana orang miskin tersebut dan siapa orang miskin tersebut, data yang akurat akan membuat program kita tepat sasaran.
Lebih lanjut Plt Kepala BAPPEDA Kabuapten Sumba Timur Drh, Yohanis A Praing menjelaskan, data yang kami milik pada tahun 2019 terkait jumlah ternak yang ada di Kecamatan Kambata Mapambuhang, kerbau 1379 ekor, Sapi 1359 ekor, Kuda 1084 ekor dan babi kurang lebih 2000-an ekor. Untuk ternak babi pada tahun 2021 ini tentu mengalami penurunan yang sangat signifikan dikarenakan virus ASF yang menyerang pada seluruh ternak babi di Kabupaten Sumba Timur. Virus ASF ini belum mempunyai vaksin oleh sebab itu guna mencegah penyebaran virus ASF yang semakin tinggi masyarakat diharapkan jangan membuang bangkai babi secara sembarangan dan selalu menjaga kebersihan kandang.