Bidang Kelautan dan Perikanan

Bidang kelautan dan perikanan merupakan bidang dengan tingkat keunggulan yang cukup tinggi dalam konteks pembangunan di Sumba Timur. Hal mana karena sebagian besar wilayah pedesaan yang ada di Kabupaten Sumba Timur merupakan wilayah pesisir dengan berbagai potensi Kelautan dan Perikanan yang dapat digarap dan dimanfaatkan untuk meningkat pendapatan masyarakat.

Sebagai bidang yang prima dalam konteks pembangunan Sumba Timur, seharusnya sektor kelautan dan perikanan telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi peningkatan pendapatan masyarakat nelayan, termasuk ketersediaan produksi hasil laut yang memadai dan dapat diakses oleh masyarakat dengan tingkat harga yang terjangkau.

Berdasar data statistik tahun 2015 – 2019 menunjukan bahwa jumlah produksi ikan dalam 5 tahun menunjukan penurunan yang signifikan. Tahun 2015 jumlah produksi perikanan tangkap mencapai 12.159 ton, tahun 2016 mengalami penurunan menjadi 11.967 ton, tahun 2017 juga mengalami penurunan sebesar 9,108, dan tahun 2018 sedikit mengalami kenaikan menjadi 9.122 ton dan tahun 2019 juga sedikit mengalami kenaikan menjadi 9.202 ton namun tidak pernah kembali menyentuh angka produksi seperti yang terjadi pada tahun 2015.

Jika dibandingkan dengan ketersediaan armada penangkapan ikan dalam kurun waktu 5 tahun yaitu tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 telah terjadi penambahan armada penangkapan ikan sebanyak 513 buah. Hal tersebut menunjukkan adanya kondisi berbanding terbalik antara penurunan jumlah produksi perikanan tangkap dengan penambahan jumlah armada penangkapan. Kondisi ini tentunya memerlukan perhatian Pemerintah Daerah termasuk persoalan tingginya harga ikan yang ada di Kabupaten Sumba Timur.

Disamping perikanan tangkap yang disebutkan di atas, Kabupaten Sumba Timur juga memiliki potensi perikanan budidaya ikan air tawar dan budidaya rumput laut yang ditunjang oleh panjangnya garis pantai dan limpahan air oleh karena jumlah mata air dan sungai yang relatife cukup besar. Bertolak dari potensi yang ada perlu dilakukan upaya sistimatis untuk meningkatkan dan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.

Dari kondisi di atas, maka yang menjadi permasalahan pokok pada Bidang Kelautan dan perikanan adalah Belum optimalnya Pengembangan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan, guna mendukung peningkatan produktivitas perikanan di Kabupaten Sumba Timur. Adapun faktor penyebabnya antara lain :

1)       Belum optimalnya pengendalian rantai pasok pemasaran ikan hasil perikanan.

2)       Masih rendahnya tingkat penguasaan teknologi penangkapan

3)       Terbatasnya  modal  sarana  dan  prasarana  perikanan  tangkap  dan perikanan budidaya

4)       Belum optimalnya pengelolaan budidaya rumput laut.

5)       Belum optimalnya pengelolaan sarana dan prasarana ikan air tawar.

6)       Rendahnya kapasitas pembudidaya ikan air tawar dan nelayan.

7)       Terbatasnya tenaga penyuluh perikanan.

8)       Belum terintegrasi system pengelolaan penangkapan dan distribusi.

9)       Tingginya pengrusakan sumber daya kelautan dan terumbu karang.

10)  Belum optimalnya produksi dan produktivitas garam daerah.