Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si. mengatakan bahwa pembangunan SDN Tanau merupakan jawaban pemerintah atas harapan masyarakat  sekitar kampung Tanau, Wuku Ramba dan Watu Bokul, yang sebelum adanya pembangunan SD tersebut harus bersekolah  ke Papindung yang jaraknya cukup jauh. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati ketika meresmikan sekolah tersebut Kamis, 15 Januari 2015 yang disaksikan oleh sejumlah pimpinan SKPD, Lurah Lambanapu dan Mauliru, para guru, tokoh masyarakat dan para siswa. Disampaikan pula oleh Bupati bahwa saat ini baru tersedia 3 ruang kelas namun kedepan akan ditambah lagi 3 ruang kelas untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah siswa yang saat ini hanya baru sampai kelas dua saja. Diakui oleh Bupati bahwa pembangunan  SD tersebut baru dapat direalisasikan tahun lalu mengingat banyak daerah-daerah terpencil lainnya yang juga membutuhkan pembangunan sekolah. Bupati mengharapkan tokoh masyarakat sekitar sekolah dapat menyiapkan lahan bagi berkembangnya sekolah tersebut antara lain lapangan untuk anak-anak bermain dan upacara.


Dengan berdirinya sekolah tersebut maka di Sumba Timur terdapat SD sebanyak 258 buah, SMP termasuk SATAP sebanyak 73 buah dan SMA/SMK sebanyak 27 buah.