Sekda Sumba Timur Hadiri Vidcon Rakor Forsesdasi Tahun 2021

Waingapu - Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Domu Warandoy, SH, M.Si didampingi Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Timur, Lexi Kristian Henuk, Ap, M.Si, mengikuti video conference Rapat koordinasi dan Silaturahmi antara Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forsesdasi dengan Anggota Forsesdasi (sekda provinsi dan sekda kabupaten/kota) se-Indonesia di ruang kerja sekda, Kompleks Perkantoran Bupati, Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Timur, Jumat (22/1/2021).
Rakor ini menghadirkan beberapa narasumber, Sekretaris jenderal Kementrian Dalam Negeri, Dr. Ir. Muhammad Hudori, M.Si, Asisten Deputi Standardisasi Jabatan dan Pengembangan Karier SDM Aparatur, Deputi Bidang SDM Apartur - Kementerian PANRB, Aba Subagja dan Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Prof. Dr. Agus Pramusinto, dan Ketua Umum DPP Forsesdasi, Nasrun Umar, yang juga merupakan Sekda Sumatera Selatan.
Rakor Forum Sekda Seluruh Indonesia (Forsesdasi) tahun 2021 yang mengusung tema Peran Sekretaris Daerah dalam mewujudkan Pemerintahan Daerah yang lebih baik menuju Indonesia Maju, dibuka secara langsung oleh Ketua DPP Forsesdasi sekaligus Sekda Provinsi Sumatra Selatan Nasrun Umar dan diikuti oleh Sekdaprov, Sekdakab/Sekdako se-Indonesia.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera selatan, H. Nasrun Umar selaku Ketua Umum DPP Forsesdasi dalam sambutannya menjelaskan beberapa hal terkait tugas dan fungsi Sekretaris Daerah yang merupakan puncak tertinggi dalam pemerintahan. Nasrun Umar juga menjelaskan rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menambah wawasan Sekretaris Daerah khususnya kepada seluruh anggota Forsesdasi agar berpartisipasi aktif mendukung Kepala Daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan melalui pengelolaan sumber daya manusia ASN yang profesional, berintegritas dan berkinerja tinggi untuk mewujudkan pemerintahan daerah yang lebih baik menuju indonesia maju. Hal ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden RI Joko Widodo, ASN harus tetap produktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, maka pemanfaatan teknologi menjadi salah satu alternatif ASN dalam menyelenggarakan suatu pertemuan maupun memberikan pelayanan ditengah pandemi Covid-19.
Selanjutnya Nasrun menambahkan, peran Sekretaris Daerah semakin strategis serta mempunyai peran penting dalam mengawal proses perubahan dengan cara melakukan gerakan reformasi birokrasi dimana Di bidang pemerintahan berdasarkan Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, ditegaskan bahwa Sekretaris Daerah merupakan jabatan puncak tertinggi dalam pemerintahan.
Selain itu, Sekretaris Daerah juga mempunyai tugas membantu Kepala Daerah dalam rangka peryusunan kebijakan dan pengkoordinasian administratif tugas Kepala Daerah dalam rangka pelayanan administratif yang memang dibutuhkan masyarakat terutama dalam situasi pandemi saat ini.
Sekda Provinsi Sumatera selatan, H. Nasrun Umar diakhir sambutannya berharap dengan berkumpulnya nanti para Sekda di Forsesdasi tahun 2021 bisa menemukan jalan keluar terbaik permasalahan dan saling berbagi dalam memperjuangkan harkat dan martabat sebagai Sekda Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Sekretaris jenderal (sekjen) Kementrian Dalam Negeri Kemendagri Dr. Ir. Muhammad Hudori, M.Si dalam arahannya menyampaikan agar Pemerintah daerah diharapkan untuk terus mengoptimalkan penanganan covid 19 sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat dengan memperhatikan karakteristik kearifan lokal masing-masing daerah.
Pemerintah daerah agar selalu dapat memastikan keterpaduan program dan kegiatan penanganan covid-19 sampai pada level pemerintahan terdepan (desa dan kelurahan) dan pemerintah daerah selalu mengoptimalkan pengawasan penggunaan anggaran penanganan covid 19 yang akuntabel dan tepat sasaran. Kemendagri bersama dengan Kementerian atau lembaga terkait akan terus berkoordinasi dalam upaya mendorong pemerintah daerah terkait dengan penyerapan realisasi APBD 2021 guna penanganan covid-19 dan peningkatan stimulus ekonomi didaerah.
Selanjutnya Asisten Deputi Standardisasi Jabatan dan Pengembangan Karier SDM Aparatur, Deputi Bidang SDM Apartur - Kementerian PANRB, Aba Subagja dalam arahannya menjelaskan beberapa hal penting, pertama, Satu pengembangan karir ASN berbasis sistem merit, terdapat 5 survei di yang menjadi prioritas utama pengelolaan SDM yaitu pengembangan SDM secara berkesinambungan, merekrut orang yang tepat, pengembangan budaya organisasi, membangun jalur karir dan mengelola Talents. Adapun pola karir ASN berbasis merit yaitu sistem merit, integritas, kompetensi dan kinerja, dalam pengembangan karir ASN dilakukan mutasi/promosi dan penugasan yang merupakan penugasan PNS untuk melaksanakan tugas jabatan di lingkungan instansi pemerintah atau di luar instansi pemerintah dalam jangka waktu tertentu. Kedua, Pengembangan karir ASN dalam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), dalam pengembangan karir JPT terbagi menjadi dua yaitu untuk PNS (JPT, jabatan administrasi dan jabatan fungsional), Sedangkan untuk PPPK (JPT utama dan Madya Pratama serta jabatan fungsional). Ketiga, Manajemen Talenta ASN dan Pola Karir JPT Nasional,untuk tingkatkan implementasi manajemen talenta ASN pada instansi pemerintah memiliki beberapa tahapan yaitu membangun komitmen dan kapasitas organisasi, persiapan infrastruktur penyelenggaraan, akuisisi talenta, pengembangan dan retensi talenta, penempatan instansi/nasional. Mutasi JPT nasional bertujuan untuk mengakselerasi kinerja instansi pemerintah dan mendorong pencapaian percepatan pembangunan nasional serta sebagai jaminan pengembangan pola karir karir ASN pada tingkat nasional.
Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Prof. Dr. Agus Pramusinto MDA pada kesempatan ini  menyampaikan bahwa KASN harus memastikan mengisi jabatan dengan orang - orang yang bertanggung jawab dan memiliki kompetensi serta dengan pengaturan yang ada saat ini semua harus berproses sesuai dengan aturan dan prosedur yang jelas. Sehingga kepada para Sekretaris Daerah dimohon untuk tegas dalam hal pengisian jabatan ini agar tidak ada yang melanggar aturan sehingga tidak terjadi kegaduhan, karena KASN fungsinya adalah untuk mengawasi dan memastikan agar ASN dapat bekerja sesuai dengan aturan dan tidak melakukan kekeliruan.
Pada kesempatan ini, diinformasikan Rakornas Forsesdasi tahun 2021 akan dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).