• Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_1
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_2
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_3
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_4
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_5
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_6
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_7
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_8
  • Pemimpin Baru Sumba Timur 2021 - 2026_9
1 2 3 4
Login Form



Kondisi Geografi

Aspek Geografi


Berdasarkan Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II dalam Wilayah Daerah-daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara dan Nusa Tenggara Timur, maka Kabupaten Sumba Timur merupakan bagian integral dari Nusa Tenggara Timur yang lokasinya terletak di bagian Selatan dan merupakan salah satu dari empat Kabupaten yang berada di Pulau Sumba.


Kabupaten Sumba Timur memiliki 96 buah pulau, baik yang berpenghuni maupun yang belum berpenghuni, tiga buah diantaranya berada di bagian Selatan yaitu Pulau Salura, Pulau Kotak dan Pulau Manggudu dan satu buah pulau di bagian Timur yaitu Pulau Nuha. 16 buah pulau yang tidak berpenghuni diantara 96 buah pulau tersebut, telah diberi nama pada tahun 2011.

Kabupaten Sumba Timur terletak diantara 119°45 – 120°52 Bujur Timur dan 9°16–10°20 Lintang Selatan dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :

- Sebelah Timur berbatasan dengan Laut Sabu
- Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Sumba Tengah
- Sebelah Utara berbatasan dengan Selat Sumba
- Sebelah Selatan berbatasan dengan Lautan Hindia

Secara geografis, Kabupaten Sumba Timur memiliki wilayah seluas 7000,5 Km2 sedangkan wilayah laut seluas 8.373,53 Km2 dengan panjang garis pantai 433,6 Km. Secara administratif terdiri dari 22 buah Kecamatan dan 156 buahDesa/Kelurahan. Data Sumba Timur Dalam Angka tahun 2012 menunjukkan penduduk Sumba Timur berjumlah 234.642jiwa yang terdiri dari laki-laki 120.779 jiwa dan perempuan 113.863 jiwa dengan kepadatan penduduk rata-rata sebanyak 33 jiwa/Km2.

 

Flora dan Fauna

Luas hutan di Kabupaten Sumba Timur yang hanya sekitar 10 % dari luas wilayah di Kabupaten Sumba Timur menyimpan banyak jenis flora dan fauna, terdapat tidak kurang 176 jenis burung, 22 jenis hewan menyusui, 115 jenis kupu-kupu, 7 jenis katak, dan 29 jenis hewan reptil. Beberapa diantaranya (9 jenis burung, 7 jenis kupu-kupu, 4 jenis katak dan 3 jenis hewan melata) merupakan satwa endemik Sumba. Selain fauna endemik Sumba sebagaimana disebutkan diatas, juga terdapat hasil hutan non kayu berupa rotan, kemiri, asam dan seed lak. Kekayaan alam tersebut setiap tahun semakin terancam seiring dengan meningkatnya degradasi lingkungan.

 

Kebijakan

PEMBANGUNAN JANGKA  MENENGAH KAB. SUMBA TIMUR 2011-2015

Arah pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Sumba Timur  telah ditetapkan dengan Perda Nomor 6 Tahun 2011 tentang RPJM Kabupaten Sumba Timur  Tahun 2011-2015 Visi dan misi pembangunan yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2011-2015 sebagai berikut :” TERWUJUDNYA MASYARAKAT SUMBA TIMUR YANG SEJAHTERA, MANDIRI, ADIL, RELIGIUS DAN TERDEPAN (SMART)”. Untuk mewujudkan visi tersebut di atas, maka misi pembangunan daerah tahun 2011-215:

Adapun pokok-pokok pikiran visi yang ingin dicapai selama 5 (lima) tahun ke depan adalah :

Sejahtera merupakan suatu keadaan yang mencerminkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat telah terpenuhi secara berimbang dan berkeadilan yang ditunjang oleh stabilitas keamanan dan ketertiban yang kondusif sehingga masyarakat merasa nyaman dalam beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Mandiri tidak berarti menutup diri dari bantuan pihak lain akan tetapi dimaksudkan terciptanya kualitas sumber daya manusia Sumba Timur yang mampu melihat, berpikir, bertindak serta memanfaatkan setiap peluang dan tantangan yang ada secara bertanggungjawab dengan mengedepankan nilai-nilai etika moralitas untuk peningkatan kehidupan sosial ekonominya. Adil artinya adanya persamaan hak dan kewajiban dari setiap masyarakat Sumba Timur baik didepan hukum maupun dalam memanfaatkan dan menikmati setiap pembangunan daerah secara berimbang, berkeadilan serta bertanggungjawab tanpa perbedaan. Religius artinya bahwa dalam setiap tindakan pembangunan daerah selalu mengedepankan nilai sosial keagamaan sebagai suatu kekuatan yang perlu dikembangkan, dipertahankan dan ditingkatkan  untuk menghadapi pengaruh negatif perubahan global, sehingga kedepan akan melahirkan pembangunan daerah yang seimbang antara pembangunan ekonomi, pembangunan sosial budaya, pembangunan spritual. Terdepan artinya dalam kurun waktu lima tahun kedepan Kabupaten Sumba Timur menjadi Kabupaten di Pulau Sumba yang terdepan dalam melakukan inovasi dalam pemerintahan, pembangunan Ekonomi, Sosial Budaya, Politik, Hukum dan HAM, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Kesetaraan Gender dan Berdaya saing.   

Adapun Misi Pembangunan Kabupaten Sumba Timur tahun 2011 – 2015 adalah sebagai berikut:

  1. Mewujudkan kehidupan ekonomi, sosial sudaya masyarakat Sumba Timur  agar lebih sejahtera dengan mengedepankan  nilai-nilai sosial keagamaan, penegakan hukum dan HAM, kesetaraan gender, perlindungan anak serta demokratis dalam pembangunan daerah.
  2. Mewujudkan kemandirian masyarakat dalam arti masyarakat telah mampu berpikir dan bertindak untuk memanfaatkan setiap potensi, peluang dan tantangan. Dengan kata lain masyarakat telah memiliki kemampuan untuk memanfaatkan semua sumberdaya yang ada secara adil dan bertanggungjawab untuk meningkatkan taraf hidupnya.
  3. Mewujudkan rasa keadilan masyarakat dalam kehidupan ekonomi sosial budaya, politik, Hukum dan HAM, Kesetaraan gender, perlindungan anak sehingga masyarakat merasa terlindungi akan hak dan kewajibannya dalam memanfaatkan pembangunan secara bertanggungjawab.
  4. Mewujudkan dan terpeliharanya nilai-nilai religius dalam pembangunan daerah. Dengan kata lain setiap pelaku pembangunan daerah dalam bertindak, mengedepankan nilai-nilai sosial agama yang ada dan hidup dalam masyarakat Sumba Timur.
  5. Mewujudkan Kabupaten Sumba Timur sebagai kabupaten yang terdepan di pulau Sumba dalam melahirkan pemerintahan bersih yang mengedepankan prinsip-prinsip tatakelola pemerintahan, pembangunan ekonomi, sosial budaya, politik, hukum dan HAM, keamanan dan ketertiban masyarakat, kesetaraan gender dan perlindungan anak serta berdaya saing.      
 

Kecamatan dan Desa

Secara Administratif Sumba Timur terdiri dari 22 Kecamatan, 16 Kelurahan dan 140 desa.

Data Lengkap Nama Desa, Kelurahan dan Kecamatan serta Luas wilayahnya dapat di baca dan download disini

 
Artikel yang lain...