"Gubernur NTT Launching NTT Mart OSOP dan Sosialisasi Pergub Jam Belajar Masyarakat"
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumba Timur secara resmi meluncurkan NTT Mart by OSOP (One School One Product), sebuah wadah pemasaran produk kreatif siswa SMA/SMK/SLB se-Sumba Timur.
Waingapu, 16 Juni 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumba Timur secara resmi meluncurkan NTT Mart by OSOP (One School One Product), sebuah wadah pemasaran produk kreatif siswa SMA/SMK/SLB se-Sumba Timur. Acara ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi Pergub NTT No. 24 Tahun 2026 tentang Gerakan Jam Belajar di Lingkungan Masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT Emanuel Melki Laka Lena, S.Si., A. Pt, menegaskan bahwa NTT Mart merupakan wujud nyata transformasi pendidikan, mendorong kreativitas, kemandirian, dan jiwa wirausaha siswa.
Produk yang dipasarkan meliputi kain tenun, kerajinan tangan, kuliner lokal, hingga kebutuhan rumah tangga.Selain itu, Pergub Jam Belajar akan mulai diberlakukan 1 Juli 2026, dengan ketentuan jam belajar masyarakat setiap hari pukul 18.00–19.30 WITA. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan budaya literasi, disiplin, serta kualitas pendidikan di lingkungan keluarga dan masyarakat.Acara ini dihadiri oleh Forkopimda Provinsi NTT, Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali,S.T., M.T, jajaran Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, guru, komite, serta siswa-siswi yang turut memamerkan produk unggulan sekolah masing-masing.
Dengan hadirnya NTT Mart, kini masyarakat memiliki satu galeri terpadu untuk membeli karya autentik siswa, sekaligus mendukung gerakan pendidikan berbasis kreativitas lokal.