
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Lembaga Ekonomi dan Kelompok Usaha Masyarakat di 44 desa dan kelurahan yang menjadi lokasi pelaksanaan Program One Village One Product (OVOP)
Foto : Pelatihan Peningkatan Kapasitas Lembaga Ekonomi dan Kelompok Usaha Masyarakat di 44 Desa/Kelurahan Program OVOP
Mewakili Bupati Sumba
Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu, SH., M.Si.,
secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Lembaga Ekonomi
dan Kelompok Usaha Masyarakat di 44 desa dan kelurahan yang menjadi lokasi pelaksanaan
Program One Village One Product (OVOP). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Hotel
Elvin.
Pelatihan ini merupakan
bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),
dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal, meningkatkan daya saing produk
unggulan desa, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Fokus pelatihan
mencakup aspek penting seperti pengolahan produk, pengemasan, pemasaran
digital, hingga mekanisme transaksi online, guna menjawab tantangan pasar
modern dan memperluas jangkauan produk lokal ke pasar yang lebih luas.
Kegiatan pelatihan ini
dihadiri tidak hanya oleh peserta dari Kabupaten Sumba Timur, tetapi juga
diikuti oleh delegasi dari tiga kabupaten lain yang berada di Pulau Sumba,
yaitu Kabupaten Sumba Barat, Sumba Barat Daya, dan Sumba Tengah. Kehadiran
peserta dari keempat kabupaten ini memperkuat sinergi dan kolaborasi antar
daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal secara terpadu.
Dalam sambutan Gubernur
yang dibacakan Sekretaris Daerah kabupaten Sumba Timur, menyampaikan bahwa
program OVOP bukan hanya bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi
juga menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan
pelaku usaha dalam mengembangkan produk khas desa yang berkualitas dan berdaya
saing tinggi.
"Pemerintah Provinsi
NTT, bersama Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, berkomitmen untuk terus
mendampingi dan memfasilitasi kelompok usaha masyarakat dalam meningkatkan
keterampilan dan akses pasar. Melalui pelatihan ini, kita berharap tercipta
ekosistem ekonomi lokal yang kuat dan mandiri,"
Kegiatan ini melibatkan
berbagai narasumber profesional dari bidang kewirausahaan, teknologi pemasaran
digital, dan pengembangan produk UMKM.
Dengan terlaksananya
kegiatan ini, diharapkan masyarakat desa dapat lebih berdaya dalam mengelola
potensi lokal, meningkatkan kualitas produk, serta memanfaatkan teknologi
digital untuk mengakses pasar regional maupun nasional.