
Kegiatan Sosialisasi Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat yang berlangsung di Kantor Desa Tandula Jangga, Kecamatan Nggaha Ori Angu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur
Foto : Sosialisasi Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat
Waingapu Kamis 18 September 2029 - Mewakili Bupati
Sumba Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu, SH., M.Si., menghadiri Kegiatan Sosialisasi
Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat yang berlangsung di Kantor Desa
Tandula Jangga, Kecamatan Nggaha Ori Angu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa
Tenggara Timur.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman
menyeluruh kepada masyarakat adat, perangkat desa, dan pemangku kepentingan
terkait mekanisme pengadministrasian tanah ulayat agar memiliki kepastian
hukum, sekaligus tetap menghormati nilai budaya dan kearifan lokal.
Dalam sambutan nya, Sekretaris Daerah menegaskan
bahwa sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk membangun sinergi antara
pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat adat dalam melindungi serta
memanfaatkan tanah ulayat secara adil dan berkelanjutan.
“Tanah ulayat bukan sekadar aset ekonomi, tetapi
juga warisan leluhur dengan nilai sosial dan budaya yang tinggi. Karena itu,
pengadministrasian dan pendaftarannya perlu dilakukan secara bijak, agar dapat
mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat adat,” tegas
Sekretaris Daerah dalam penyampaiannya.
Beliau juga berharap agar hasil dari sosialisasi
ini dapat menjadi pedoman praktis bagi perangkat daerah, desa, dan masyarakat
adat dalam mengelola tanah ulayat, sehingga tercipta keseimbangan antara
pembangunan, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan.
Hadir dalam kegiatan ini Staff Khusus Reforma Agraria Kementerian ATR/BPN, Direktur Penetapan Tanah Pemerintah, Tanah Ulayat, dan Tanah Komunal, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi NTT, Forkopimda Kabupaten Sumba Timur, Kepala Kantor Pertanahan se-Daratan Sumba, pimpinan perangkat daerah Kabupaten Sumba Timur, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga adat dari berbagai wilayah.