Sosialisasi Rekrutmen Tambak Udang Terintegrasi

Sosialisasi Rekrutmen Tambak Udang Terintegrasi

Sosialisasi Rekrutmen Tambak Udang Terintegrasi

Sosialisasi Rekrutmen Tambak Udang Terintegrasi, Bupati Sumba Timur Tekankan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal


‎Waingapu — Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, ST., MT., mengikuti kegiatan Sosialisasi Rekrutmen Tenaga Kerja Budidaya Udang Terintegrasi (Integrated Shrimp Farming) yang dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Timur. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sumba Timur didampingi oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, S.Kom., M.AP.
‎Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, di antaranya Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, beserta tim teknis. Hadir pula para asisten Sekretariat Daerah, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rektor Universitas Kristen Wira Wacana (UNKRISWINA) Sumba, para camat, serta para kepala SMA dan SMK se-Kabupaten Sumba Timur.
‎Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa akan dilakukan rekrutmen sebanyak 3.000 sumber daya manusia (SDM) asal Sumba untuk mengikuti kelas khusus tambak udang modern. Program ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan teknis budidaya udang berbasis teknologi modern, sebagai bagian dari persiapan tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap diserap dalam pengelolaan tambak udang terintegrasi.
‎Bupati Sumba Timur menegaskan bahwa program kelas khusus ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM lokal serta memastikan masyarakat Sumba Timur memperoleh manfaat langsung dari pengembangan sektor perikanan budidaya.
‎“Pemberdayaan tenaga kerja lokal harus diawali dengan peningkatan kapasitas. Melalui kelas khusus tambak udang modern ini, kita menyiapkan SDM Sumba yang terampil, profesional, dan siap bersaing,” tegas Bupati.
‎Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama terkait kebutuhan tenaga kerja budidaya udang terintegrasi, sehingga proses rekrutmen dan pelatihan dapat berjalan secara terencana, transparan, dan berkelanjutan.
‎Pemaparan Kebutuhan Tenaga Kerja Budidaya Udang Terintegrasi di Kabupaten Sumba Timur
‎Berdasarkan pemaparan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP RI, total kebutuhan tenaga kerja dalam pengembangan Tambak Udang Terintegrasi di Kabupaten Sumba Timur mencapai 8.820 orang, dengan rincian sebagai berikut:
‎1. Kebutuhan Tenaga Kerja Berdasarkan Tahapan
‎Tenaga Kerja Konstruksi: 1.889 orang
‎Tenaga Kerja Operasional: 6.931 orang
‎2. Kebutuhan Tenaga Kerja Operasional
‎Hulu: 336 orang
‎Onfarm: 2.776 orang
‎Hilir: 3.734 orang
‎Kawasan Pendukung: 85 orang
‎3. Kualifikasi Pendidikan
‎S2
‎S1/D IV
‎D III
‎SMK/SMA/SLTA/Sederajat
‎Peserta kelas khusus tambak udang modern, khususnya lulusan SMK/SMA/SLTA/sederajat, akan mendapatkan pelatihan teknis dan praktik lapangan sesuai kebutuhan industri.
‎4. Penyediaan Tenaga Kerja
‎- Tenaga kerja konstruksi disediakan oleh kontraktor pelaksana.
‎- Tenaga kerja onfarm dan kawasan pendukung difasilitasi oleh KKP RI.
‎- Tenaga kerja hulu dan hilir disediakan oleh investor swasta atau badan usaha.

LINK TERKAIT