Wakil Bupati Sumba Timur Hadiri dan Jadi Narasumber Simposium Budaya Sumba

Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, S.Kom., M.Ap., menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada Simposium Budaya Sumba yang digelar di Aula Hotel Sinar Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya

Foto : Wakil Bupati Sumba Timur Hadiri dan Jadi Narasumber Simposium Budaya Sumba


Tambolaka, 23 September 2025 - Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, S.Kom., M.Ap., menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada Simposium Budaya Sumba yang digelar di Aula Hotel Sinar Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Simposium yang mengusung tema “Jaga Adat, Bijak Berhemat, untuk Sumba yang Hebat” ini bertujuan untuk menggali akar permasalahan, merumuskan penyebab, serta mencari solusi terbaik dalam menyederhanakan praktik kebudayaan tanpa mengurangi nilai dan makna adat istiadat.

Kegiatan resmi dibuka oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wulla Talu, ST., dan diikuti oleh perwakilan dari empat kabupaten di Pulau Sumba, meliputi tokoh adat, akademisi, pemangku kepentingan, serta pegiat budaya.

Dalam paparannya, Wakil Bupati Sumba Timur menegaskan bahwa tema yang diangkat mencerminkan pentingnya menjaga identitas budaya Sumba sekaligus bersikap bijak dalam menyikapi tuntutan adat. Ia menekankan, praktik budaya hendaknya tidak membebani masyarakat, melainkan memberi semangat kebersamaan dan kehormatan.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan, “Kita bukan generasi yang secara kebetulan dilahirkan di pulau ini, tetapi kita adalah generasi yang memiliki tanggung jawab untuk melestarikan dan menyumbangkan warisan budaya yang telah diberikan kepada kita.

Sumba dikenal dengan alamnya yang indah. Kesadaran akan keindahan itu, menurutnya, harus diwujudkan dalam sikap menjaga dan merawat alam sebagai karunia Tuhan. “Kita tidak boleh merusak atau mengeksploitasi berlebihan. Justru kita harus hidup berdampingan dengan alam. Dengan cara itu, Sumba dari Timur hingga Barat akan tetap menjadi rumah yang indah, bukan hanya bagi kita, tetapi juga bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Sebagai penutup, Wakil Bupati berharap agar hasil diskusi dan rekomendasi dari simposium ini dapat ditindaklanjuti bersama oleh keempat kabupaten di Pulau Sumba. Sinergi lintas daerah menjadi kunci untuk melestarikan budaya, menjaga alam, dan mewujudkan Sumba yang hebat, berdaya, dan berkelanjutan.

LINK TERKAIT